Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Terbaru

Menyambut Pergantian Tahun 2025 ke Tahun 2026, Sebagian Masyarakat Medan Sangat Antusias

271
×

Menyambut Pergantian Tahun 2025 ke Tahun 2026, Sebagian Masyarakat Medan Sangat Antusias

Sebarkan artikel ini
Anak muda terlihat bergerombol di jalan Gatotsubroto dekat Jalan Iskandar Muda mendekati pergantian tahun.(Ronald Sihombing)

 

Medan, Relasipublik.com- Menyambut pergantian Tahun dari Tahun 2025 ke Tahun 2026 sebagian warga di kota Medan yang merupakan tetap antusias walaupun masih dalam suasana masih memprihatinkan akibat bencana yang melanda Padang, Medan dan Aceh beberapa waktu yang lalu.

Hal ini terlihat seperti dijalan jalan utama kota Medan yang meliputi Jalan Gatot Subroto dan jalan lainnya pada , Kamis 31 Desember 2025 antara pukul 23.00 hingga pukul 1.00 pergantian Tahun Baru 2026.

Banyak gerombolan anak muda terutama pengendara sepeda motor yang berboncengan baik dengan teman dan pasangannya masing masing, terlihat masih bergerombol dalam menyongsong pergantian tahun baru 2026.

Salah seorang pengendara yang bersama pasangannya yang diwawancarai media ini mengaku bernama Sephti, dia mengatakan masih prihatin dengan situasi saat ini akibat bencana yang menimpa saudara saudara kita di berbagai tempat, tapi momen seperti ini harus dinikmati karena akan meninggalkan tahun 2025 yang penuh dengan tantangan.

“Mudah-mudahan tahun 2026 ini akan menjadi tahun yang penuh keberhasilan baik untuk kita pribadi maupun untuk bangsa kita ” Ujar Sephti yang mengaku warga Helvetia sambil di iakan pasangannya .

Sedangkan warga lainnya terlihat duduk santai berkelompok sambil bernyanyi di depan rumahnya masing masing menunggu moment pergantian tahun. Hal ini terlihat disekitar Ayahanda didaerah Seiputih tengah, Medan Petisah, Medan.

Selain bernyanyi ada kalanya mereka terlihat masih membicarakan situasi yang berkembang tentang bencana, kerusakan hutan dan lain lain termasuk situasi perpolitikan dinegara kita. Mereka membahas dengan kemampuan dan pengetahuan yang terbatas tapi dengan serius, dan berharap bangsa ini makin maju kedepannya.

Dalam setiap pergantian tahun ada juga pesta kembang api, sebelumnya yang berpusat dan dilaksanakan dari lapangan Merdeka, Medan. Tapi karena situasi bencana saat ini diberbagai daerah, akhirnya pesta kembang api dilakukan di kediaman mereka masing masing, hal ini tergantung kemampuan mereka untuk membeli kembang api.

Tapi walaupun begitu pesta kembang api ini berlangsung hingga 10 hingga 20 menit, hal ini membuat warga Medan bisa tersenyum puas menikmati kemeriahan tersebut dalam melewati pergantian tahun menjadi tahun 2026 yang penuh harapan.(Ronald Sihombing)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *