Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Berita UtamaSumateran UtaraTerbaru

Klarifikasi Dugaan Penyimpangan DD, Pemdes N7 Aek Nabara Tegaskan Program Sesuai Aturan

91
×

Klarifikasi Dugaan Penyimpangan DD, Pemdes N7 Aek Nabara Tegaskan Program Sesuai Aturan

Sebarkan artikel ini

LABUHANBATU — Pemerintah Desa (Pemdes) N7 Aek Nabara, Kecamatan Bilah Hulu, Kabupaten Labuhanbatu, menyampaikan klarifikasi resmi terkait pemberitaan dugaan penyimpangan Dana Desa Tahun Anggaran 2023 dan 2024.

Pemdes menegaskan seluruh kegiatan telah dilaksanakan sesuai regulasi, transparan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Pemdes N7 Aek Nabara menyatakan setiap program yang dibiayai Dana Desa telah melalui mekanisme musyawarah desa, dituangkan dalam Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes), serta direalisasikan sesuai ketentuan teknis.

Seluruh dokumen kegiatan, mulai dari perencanaan hingga laporan pertanggungjawaban, tersedia dan siap diperiksa oleh pihak berwenang.

Realisasi Dana Desa 2023

Pada Tahun Anggaran 2023, Pemdes N7 Aek Nabara menyalurkan bantuan bibit ikan dan pakan kepada 55 warga sebagai bagian dari program ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Kegiatan ini menelan anggaran sebesar Rp 99.075.000 dan dinilai mampu membantu warga memulai usaha budidaya ikan untuk menambah pendapatan keluarga.

Selain itu, Pemdes juga mengalokasikan honorarium bagi guru ngaji dan bilal mayit dengan total anggaran Rp 21.600.000 per tahun, yang terdiri dari honor guru ngaji sebesar Rp 12.000.000, bilal mayit laki-laki Rp 4.800.000, dan bilal mayit perempuan Rp 4.800.000.

Program Dana Desa 2024

Pada Tahun Anggaran 2024, Pemdes N7 Aek Nabara melaksanakan sejumlah kegiatan peningkatan kapasitas dan pemberdayaan masyarakat.

Salah satunya adalah pelatihan komputer yang diikuti 15 peserta dari unsur kader Posyandu, anggota BPD, dan masyarakat umum.

Pelatihan berlangsung selama 10 hari dengan narasumber dari Rumah TIK Rantauprapat dan didukung pengadaan dua unit laptop untuk peserta berprestasi, 15 flashdisk, serta perlengkapan ATK. Total anggaran kegiatan ini sebesar Rp 34.125.000.

Salah satu peserta, Windy, menyebut pelatihan tersebut sangat membantu meningkatkan kemampuan digital warga dan membuka peluang kerja, sekaligus mendukung pelayanan administrasi desa.

Pemdes juga menggelar bimbingan teknis (bimtek) ketahanan pangan dengan mengirim satu peserta ke Berastagi, Kabupaten Karo, selama lima hari, dengan anggaran Rp 11.050.000.

Kegiatan ini bertujuan memperkuat kapasitas desa dalam merancang program ketahanan pangan berbasis potensi lokal.

Selain itu, pelatihan budidaya perikanan dilaksanakan pada 24 Desember 2024 dengan melibatkan empat narasumber dari Dinas Perikanan dan Kelautan Labuhanbatu.

Kegiatan tersebut diikuti 10 peserta dan disertai pengadaan kolam ikan, bibit gurame, serta pakan dengan total anggaran Rp 78.880.000. Salah satu peserta, Surati, mengaku antusias karena selain mendapat ilmu, peserta juga memperoleh sarana pendukung untuk langsung memulai usaha di rumah.

Pelatihan peternakan juga digelar dengan narasumber dari Dinas Peternakan Kabupaten Labuhanbatu. Kegiatan ini mencakup pengadaan ayam kampung, bebek, pakan, serta pembuatan kandang dengan total anggaran Rp 110.434.834. Peserta pelatihan, Santi, menilai program tersebut membuka peluang usaha ternak baru dan meningkatkan kemandirian pangan keluarga.

Sementara itu, Pemdes N7 Aek Nabara juga merealisasikan pengadaan dua unit mesin sumur bor di dua lokasi desa dengan total anggaran Rp 10.500.000 untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga.

Kepala Desa N7 Aek Nabara, Sugeng, menegaskan seluruh kegiatan Dana Desa telah dilaksanakan sesuai aturan dan kebutuhan masyarakat.

“Semua program Dana Desa kami jalankan sesuai ketentuan. Kegiatan pelatihan, pengadaan sarana, dan bantuan kepada warga telah berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif. Tidak ada yang kami tutup-tutupi. Dokumen kegiatan ada, peserta ada, dan hasilnya dirasakan masyarakat,” ujar Sugeng, Selasa (6/1/2025).

Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang belum diverifikasi.

“Kami menghormati peran media, namun pemberitaan seharusnya berbasis data. Pemerintah Desa N7 Aek Nabara selalu terbuka untuk pemeriksaan dan siap menunjukkan seluruh bukti kegiatan. Fokus kami tetap pada peningkatan kesejahteraan warga,” pungkasnya.

Laporan: Aiman Ambarita.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *