LABUHANBATU – Mitra Pers (MP), wadah kebersamaan jurnalis media online di Kecamatan Bilah Hulu, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara terus memperkuat eksistensinya dalam membangun kolaborasi antara insan pers dan pemerintah desa.
Organisasi yang menghimpun jurnalis dari berbagai perusahaan media tersebut resmi dibentuk pada 2025. Meski baru berjalan sekitar satu tahun, Mitra Pers terus melebarkan kemitraan dengan pemerintah desa yang ada di Kecamatan Bilah Hulu.
Sekretaris Mitra Pers, Rizaldi, SH, mengatakan kehadiran Mitra Pers berangkat dari semangat kebersamaan, kolaborasi, dan profesionalisme para jurnalis dalam menjalankan tugas jurnalistik.
Menurutnya, pers memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat, termasuk mengenai berbagai program dan kegiatan yang dilaksanakan pemerintah desa.
“Melalui jaringan media yang tergabung dalam Mitra Pers, berbagai informasi mengenai pelayanan masyarakat, pembangunan, kegiatan sosial, maupun program pemerintah desa dapat disampaikan kepada publik secara lebih luas,” ujar Rizaldi, Kamis (3/9/2026).
Salah satu perkembangan yang telah dicapai Mitra Pers selama menjalankan aktivitasnya adalah terjalinnya Nota Kesepahaman (MoU) kerja sama pemberitaan dengan Pemerintah Desa di Kecamatan Bilah Hulu.
Kerja sama tersebut menjadi langkah untuk membangun komunikasi dan hubungan yang lebih profesional antara pemerintah desa dengan insan pers.
Melalui kemitraan tersebut, pemerintah desa memiliki ruang untuk menyampaikan informasi mengenai berbagai program dan kegiatan kepada masyarakat melalui media yang tergabung dalam Mitra Pers.
Di sisi lain, para jurnalis tetap memiliki tanggung jawab untuk menjalankan tugas jurnalistik sesuai dengan prinsip-prinsip pers.
Rizaldi menegaskan, kemitraan antara pers dan pemerintah bukan berarti menghilangkan fungsi kontrol media terhadap jalannya pemerintahan.
Sebaliknya, hubungan yang sehat diharapkan dapat membuka ruang komunikasi sekaligus mendorong keterbukaan informasi kepada masyarakat.
“Kami ingin membangun kemitraan yang sehat. Pers tetap menjalankan fungsi jurnalistiknya, sementara pemerintah desa memiliki ruang untuk menyampaikan informasi mengenai program dan kegiatan kepada masyarakat,” katanya.
Mitra Pers berpandangan bahwa keterbukaan informasi menjadi bagian penting dalam mewujudkan pemerintahan yang transparan dan dapat diketahui masyarakat.
Karena itu, setiap informasi yang disampaikan melalui media diharapkan tetap mengedepankan akurasi, keberimbangan, serta tanggung jawab jurnalistik.
Publikasi mengenai pembangunan desa, pelayanan masyarakat, kegiatan sosial, hingga program pemberdayaan diharapkan tidak hanya menjadi dokumentasi kegiatan, tetapi juga menjadi sarana masyarakat untuk mengetahui perkembangan pembangunan di wilayahnya.
Ke depan, Mitra Pers berkomitmen untuk terus mengembangkan organisasi sebagai wadah yang memperkuat solidaritas dan profesionalisme jurnalis.
Selain itu, Mitra Pers diharapkan dapat menjadi mitra strategis bagi pemerintah dan masyarakat dalam membangun komunikasi publik yang terbuka serta menyebarluaskan informasi pembangunan secara objektif dan bertanggung jawab.
(Aiman Ambarita)















